Deritanya Mabuk Cinta

 

فما في الأرض أشــقى من محب *** وإن وجـد الـهــوى حلو المـذاق

تـــراه بــــاكــيا فــي كل حــــيــن *** مخــافــة فـرقـــة أو لاشـتــيـاق

فيـــبــكي إن نــأو شــوقــا إليـهـم *** ويـبــكـي إن دنـوا حـذر الفراق

فـتـــســخن عيــنــه عـنــد الفراق *** وتـسـخـــن عيـنــه عــند التلاقي

Tidak ada di dunia ini yang lebih sengsara daripada seorang pencinta
Meskipun dia merasakan manisnya cinta

Kamu lihat dia menangis di setiap waktu
Karena takut berpisah atau karena rindu

Ia menangis karena rindu akan jauhnya sang kekasih, namun
Bila kekasaihnya dekat ia menangis karena takut berpisah

Matanya selalu menghangat ketika terjadi perpisahan
Juga matanya berkaca-kaca ketika pertemuan itu tiba

(Dinukil dari Kitab Ad Daa’ wa Ad Dawaa’ karya Imam Ibnu Qayim Al Jauziah)

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: